Pelayanan Rehabilitasi

YPAC Surakarta memberikan pelayanan rehabilitasi anak cacat fisik / difabel, dan bila diperlukan daapt mmberikan pelayanan rehabilitasi cacat jenis lainnya.Pelayanan rehabilitasi di YPAC surakarta dilaksanakan dengan sistem panti dan non panti.

PELAYANAN REHABILITASI ANAK DIFABEL DI YPAC SURAKARTA

I. PELAYANAN REHABILITASI MEDIK

  • Fisioterapi
  • Terapi Okupasi
  • Terapi Wicara
  • Hidro terapi
  • Pelayanan pemerikasaan dan konsultasi psikologi
  • Pembuatan alat bantu
  • Operasi bila diperlukan ( dirujuk ke RSOS Prof.DR. Soeharso Surakarta )
  • Prana Healing

II. PELAYANAN REHABILITASI SOSIAL

Pelayanan rehabilitasi sosial dengan sistem panti diperuntukkan bagi anak cacat / difabel dengan usia 0 – 18 tahun, bisa mandiri ( tidak perlu pendamping ) dan orang tuanya bertempat tinggal di luar kota Surakarta.
Pelayanan Guest house bagi anak yang belum mandiri.
RDK ( Rehabilitasi Dalam Keluarga )
Jumlah anak binaan 30 – 40 perbulan

III. PELAYANAN REHABILITASI PENDIDIKAN

A. SLB-D ( Bagi penyandang cacat tubuh)

  • TK ( Taman Kanak-kanak )
  • SD ( Sekolah Dasar )
  • SMP ( Sekolah emenengah Pertama )
  • SMA ( Sekolah Menengah Atas )

B. SDB-D1 ( Bagi penyandang cacat tubuh disertai cacat mental )

  • Kelas Persiapan / Observasi ( P )
  • Tingkat Dasar D1 – D8
  • SMPLB
  • SMA

C. INKLUSI

Kurikulum sesuai dengan yang ditentukan oleh Direktorat PSLB depdiknas
Jumlah Siswa TK – SMA 125 anak
Pendidikan Ekstra Kurikuler terdiri :

  • Kepramukaan
  • Kesenian
  • Kepustakaan
  • Musik
  • Ketrampilan
  • Olahraga
  • Komputer

PRESTASI REHABILITASI PENDIDIKAN :

· Lomba MIPA tingkat SMP juaria III tahun 2005

· Lomba IPS tingkat SD juara II tahun 2005

· Lomba MIPA tingkat SD juara I tahun 2007

· Lomba Kursi Roda tingkat Nosional juara I th 2008

· Juara puisi tingkat propinsi

IV. PELAYANAN REHABILITASI PRAVOKASINAL

Memberi bekal anak binaan dengan memberi latihan ketramilan : merajut / meronce manik-manik dll, dengan tujuan agar anak binaan tersebut memiliki ketrampilan yang cukup, untuk kemudian dapat diberdayakan dan memiliki nilai ekonomi untuk mengisi / kegiatan sehari-hari dan dapat menunjang kelangsungan hidupnya. Saat ini ada 8 anak binaan yang mengikuti latihan pravokasional.